DispermasdesTegalKab

Sosialisasi dan Pelatihan Penyusunan Profil Desa dan Kelurahan Tahun 2019

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tegal menyelenggarakan Sosialisasi dan Pelatihan Penyusunan Profi l Desa dan Kelurahan, Juli 2019, di Gedung Muslimat NU Kabupaten Tegal. Sosialisasi dan Pelatihan diikuti 281 orang Perangakat Desa dan 6 orang dari Kelurahan yang membidangi profil desa/kelurahan.

Sosialisasi dan Pelatihan ini dimaksudkan untuk ketersediaan data dan informasi pendayagunaan potensi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kelurahan.

Sedangkan tujuan sosialisasi dan pelatihan ini adalah mempercepat implementasi penyusunan profil desa dan Kelurahan berbasis informasi teknologi (IT), yang relevan untuk dasar perencanaan pembangunan. Selain itu untuk meningkatkan ketersediaan data keluarga sebagai gambaran menyeluruh terhadap potensi dan perkembangan keluarga di masing-masing desa/kelurahan. Tujuan lain adalah untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan yang berorientasi pada potensi sumber daya desa dan kelurahan.

Materi meliputi kebijakan Pemerintah Kabupaten Tegal dalam pendayagunaan profil desa/kelurahan, penjelasan teknis profil desa kelurahan, sosialisasi profil desa/kelurahan (dasar keluarga) dan implementasi aplikasi data dasar keluarga. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyaarakat dan Desa Kabupaten Tegal, PRASETIAWAN, SH, M.Hum, dalam sambutan pembukaan mengatakan, dengan adanya standarisasi sistem pendataan profil desa dan kelurahan diharapkan akan menjamin tersedianya data dan informasi mengenai desa dan kelurahan lebih valid, reliable dan accountable.

”Hal itu tidak akan maksimal implementasinya di lapangan apabila tidak didukung oleh suatu sistem pendataan yang baik, peningkatan kapasitas manusia sebagai aparat pengelola, sarana pendukung yang memadai serta komitmen pemerintah dan pemerintah daerah untuk menerapkannya,” kata Prasetiawan. Ditambahkan oleh Prasetiawan, karena Sistim Informasi Pendayagunaan Profil Desa dan Kelurahan merupakan data yang digunakan untuk perencanaan pembangunan desa/kelurahan, maka peserta harus menyikapinya secara arif dengan memahami ketentuan-ketentuan tersebut dengan baik. Hal ini sangat penting dilakukan untuk meningkatkan kinerja aparatur desa dalam memberikan pelayanan dan merespon perubahan.(she_kiss)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *